Jual Beli Tanah dibawah Tangan, Apakah Sah

  • 6 months ago
  • 1

Jual beli tanah di bawah tangan menjadi salah satu sistem jual beli yang masih diminati oleh masyarakat. Sebab, biayanya lebih murah dan prosesnya lebih cepat. Lalu, bagaimana perjanjian jual beli tanah dibawah tangan dan apakah sistem di bawah tangan ini sah? Temukan jawabannya di sini.

Keabsahan Jual Beli Tanah di Bawah Tangan

1. Perjanjian Jual Beli Tanah

Menurut Hukum Perdata Pasal 1457, jual beli tanah merupakan perjanjian antara penjual yang menyerahkan tanah dan pembeli yang membayarkan biaya sesuai yang telah disepakati. Hasil dari perjanjian ini adalah sertifikat yang diterima oleh pembeli sebagai bukti kepemilikan yang kuat di mata hukum.

2. Jual Beli Tanah di Bawah Tangan

Pada umumnya, jual beli tanah harus dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) supaya mendapatkan kepastian dan sah di mata hukum. Namun pada praktiknya, tidak semua transaksi jual beli tanah dilakukan dengan cara demikian. Ada sistem jual beli tanah dibawah tangan yang hanya melibatkan kepala desa.

Jika dikaji secara mendalam, perjanjian ini tetap rawan karena tidak memiliki kepastian hukum. Namun, ada perjanjian yang harus dipenuhi dalam sistem ini, yaitu tunai, nyata, dan terang. Selama transaksi jual beli tanah tersebut sudah memenuhi perjanjian, maka tetap bernilai sah dan berharga.

Secara umum, jual beli tanah tetap lebih baik dilakukan dengan melibatkan pejabat negara yang berwenang. Anda bisa mengunjungi paradiseproperty.id untuk mendapatkan pendampingan yang terpercaya dalam melakukan transaksi jual beli tanah, sehingga terbukti keabsahannya.

Join The Discussion

Compare listings

Compare